Home » » MENGAPA SAYA SUKA MENULIS ?

MENGAPA SAYA SUKA MENULIS ?

Written By Budi Siswanto on Selasa, 28 Mei 2013 | Selasa, Mei 28, 2013

Mengapa saya suka menulis ? karena saya tidak suka berkata-kata .... mungkin itulah jawaban yang aku kira cukup pas jika pertanyaan itu muncul secara tiba-tiba... Jujur saya mulai suka menulis ketika saya pernah ditunjuk sebagai pembicara dalam suatu forum ilmiah, dimana saat itu saya sangat tidak siap dengan apa yang harus saya katakan dalam forum yang dipenuhi oleh beberapa pengusaha yang sangat berpengalaman di bidangnya, dan saya hanyalah seorang newbie seperti halnya newbie dalam urusan ngeblog hehehehe... Karena penunjukan yang sifatnya mendadak, maka ketidaksiapan saya berbicara dalam forum tersebut menjadi kegelisahan yang hebat dan maha dasyat, sampai saya mengeluarkan keringat dingin sedingin es batu...dan ketakutan akan kesalahan pengucapan disertai dengan menurunnya tingkat kePDan sampai pada titik nadir, membuatku tidak bisa berfikir jernih dan terus menerus memikirkan ketakutan itu. 
Image and video hosting by TinyPic
Akhirnya aku menghela nafas panjang dan berusaha menenangkan diri dan melepas semua hal yang berkaitan menjadi pembicara, dan aku mulai membayangkan hal-hal yang sangat menyenangkan, seperti waktu honeymoon dengan mantan pacar, saat putriku mendapat kemenangan dalam lomba pidato bhs inggris dan menari tradisional, dan hal-hal yang menyenangkan lainnya. Tanpa kusadari aku telah menggenggam sebuah pena dan notes yang dikasih panitia, dan menulis sebuah kejadian menyenangkan dan saat-saat pertama saya berjuang untuk sebuah keinginan. Aku terus menulis sampai saatnya aku tampil jadi pembicara di dalam forum tersebut. Ketika aku maju ke depan, aku sudah tak lagi merasa takut meski aku tidak tahu pasti mengapa aku menjadi tidak takut lagi walau aku sendiri tidak tahu apa yang aku akan bicarakan dalam forum tersebut. Anehnya notes dan pena tersebut kubawa serta sampai saatnya aku mulai berbicara... Kulihat sekeliling dan semua yang hadir dengan wajah tawar sambil kulempar senyuman mautku meskipun nggak mempan...dan mulai kupegang mixnya dan diam seribu bahasa untuk beberapa saat lamanya... Kutarik nafas panjang dan kubayangkan hal yang sangat menyenangkan dalam hidupku dan mulailah aku berbicara... 

Akhirnya aku berbicara apa yang pernah aku alami saja, dan semua hal tentang diriku dan keluargaku dan sama sekali tidak berbicara masalah teknis bagaimana bisa seperti ini dan itu, dan aku lebih mengedepankan visi dari diri dan keluarga, intinya apa yang membuat kita menjadi seperti sekarang adalah faktor keluarga dan kemauan diri yang kuat untuk bisa berhasil dengan apa yang kita inginkan... Tak terasa 30 menit aku berbicara sambil sesekali aku melihat notes yang tadi aku tulis dan terus kuceritakan dengan bahasa kentirku sambil kuselingi joke, guyonan ala wong ndableg yang terkadang juga masih garing hehehehe.... Sesekali tepuk tangan dari audiens menambah motivasiku tuk terus berbicara, akhirnya kuakhiri pidatoku setelah 45 menit lamanya aku berbicara. Tepuk tangan menggema diselingin standing ovations membuatku terharu dan menitikkan air mata, ternyata penghargaan berupa tepuk tangan, pelukan dan ucapan selamat sangat membuatku menjadi berkaca-kaca. Ketakutan, kegelisahan, dan ketidakpercayaandiri akhirnya pupus saat kita berbicara hal yang sangat membahagiakan dalam hidup kita, serta coretan tulisan dalam notes yang menuntunku untuk mengembangkan alur cerita dalam berbicara yang akhirnya membuatku bisa tersenyum dan menambah semangat aku untuk terus berkarya dari sisa waktu yang diberikan Allog SWT kepadaku..

Sejak saat itu, aku mulai suka untuk menulis, meski jujur hasilnya masih sangat mengecewakan, tetapi dengan menulislah aku bisa merefleksikan diriku untuk bisa bercengkerama dengan hidup, membuat sesuatu yang sulit untuk dilakukan menjadi lebih mudah dan indah pada saatnya... Menulis bagiku tidak lebih sebagai media penghantar sebuah keinginan, kemauan yang sulit untuk diungkapkan menjadi sesuatu yang terukur dan termanifestasikan, sehingga bisa dirasakan oleh orang lain dan bisa menjadi bahasa yang universal untuk kita bisa bersilaturahim... Saya hanya ingin menulis, dan tidak terlalu memperdulikan tata aturan baku, seperti halnya jika kita berbicara, saya hanya ingin mengeluarkan semua uneg-uneg saya ketika apa yang saya alami dalam hidup ini, dan siapa tahu bisa menginspirasi orang lain untuk berbuat lebih baik setelah membacanya. Pujian, hinaan, cercaan, kritikan, cemoohan dan tetek bengek lainnya adalah sebuah penyemangat untuk terus berkarya dan menghasilkan karya yang lebih baik lagi dan bisa bermanfaat buat orang lain...
Akhir kata saya mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya jika tulisan ini kurang berkenan di hati sobat blogger semua... Terus menulis dan berkarya untuk kehidupan yang lebih baik ...

Dipersembahkan Oleh : Budi Siswanto ~ Guyonane Wong Ndablek

Kentir01 Sobat sedang membaca artikel tentang MENGAPA SAYA SUKA MENULIS ? dan sobat bisa menemukan artikel MENGAPA SAYA SUKA MENULIS ? ini dengan url http://guyonsmart.blogspot.com/2013/05/mengapa-saya-suka-menulis.html, Sobat boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel MENGAPA SAYA SUKA MENULIS ? ini sangat bermanfaat bagi sobat semua, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya :
Share this article :

130 komentar:

  1. tetapi mas budi memang pantas jadi penulis, bahasanya menandakan seorang yang intelek, cerdas... saya pribadi kagum..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe gk kayak saya ngasal ngetiknya mas... semoga saya ketularan hebatnya :)

      Hapus
    2. semoga kita ketularan virus positifnya beliau

      Hapus
    3. Mas Pay : terlalu berlebihan mas... masih belajar banyak kok dari Mas Pay...
      Downloadsatujari : hehehe.. sob terlalu merendah, dan aku lihat sob punya banyak potensi tuk terus berkembang jika ada kemauan...
      Kang Zach : virus ndableg kali kang.. akang tuh yang patut dicontoh ... sy sendiripun kagum lho sm kang zach

      Hapus
    4. virus? kayak lagunya slank..

      Hapus
    5. yang gimana tuh bli nyanyinya...

      Hapus
    6. Tapi ini virus yang positif kan mas

      Hapus
    7. amien... insyalloh kang...

      Hapus
    8. virus juara
      melebihi virusnya slank

      Hapus
    9. waduh jenis virus apalagi tuh hehehe

      Hapus
    10. saya mau dong ketularan virusnya.
      guyon ndablek tapi cerdas

      Hapus
    11. orang cerdas sudah kumpul rupanya...

      Hapus
    12. para Caleg pada ngumpul...

      Hapus
    13. Kang AGus : wah kayaknya kang agus dah ketularan tuh...
      Mas Pay : tinggal keluar klepon ma kopinya mas...
      Bli KS : iya nih mau bahas Jokowi tuh .. hehehe

      Hapus
    14. kalau saya seneng ketularan virus guyon ndablek nya

      Hapus
    15. kayaknya kang agus dah ketularan tuh hehehe

      Hapus
    16. hahaha... saling menulari

      Hapus
    17. gpp kang saling menulari dalam kebaikan hehehe

      Hapus
  2. bicara didepan forum dan menulis perlu banyak berlatih ya mas, hanya tingkat stressnya lebih tinggi berbicara didepan forum, apalagi ketika akan memulai, percaya jika sampai keringat sebesar es batu tinggal bawa gelas dan ngasih syirup hehe....
    btw ini memberikan motivasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bang Arif : iya bang semuanya perlu latihan dan kemauan yang kuat ... wah mantap tuh sirupnya hehehe
      Kang Zach : bes..ebes..ebes... kang zach tuh yang motivator ulung... salut deh buat kang zach...

      Hapus
    2. emang album kang kok pake best seller segala hehehe

      Hapus
    3. kan tanpa t Mas. ebes-ebes

      Hapus
    4. klo pake r jadi rembes ya kang hehehe

      Hapus
    5. apaan tuh.. anyes ya

      Hapus
    6. Mas Pay : anyes = ancles kali ya...
      KS : anyir apanya bli..??

      Hapus
    7. celep beras ya kang hehehe

      Hapus
    8. silitmrintis maksudnya kang hehehe

      Hapus
    9. nah itu namanya jampes mas bud, hehe

      Hapus
  3. Lurbiasa.. Semoga saya bisa mencontohnya dan ketularan kekuatan jari Pak Budi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bung Mus : justru ane yang ketularan ama tulisan bung Mus yang selalu top markotop....

      Hapus
    2. Tulisan yang mana Mas Budi. Orang saya cuma cah ngarit yang coba coba ngebog adanya.

      Hapus
    3. hehehe... banyak tuh kang... sy jg wong ndeso asli kang...

      Hapus
    4. alhamdulillah ternyata banyak wong ndeso yang ngeblog hehehe

      Hapus
    5. saya malah biasa angon sapi dan angon bebek

      Hapus
    6. angon wedhus aku kang...

      Hapus
    7. weduse tonggoku tak angon mas, aku ra nduwe wedus

      Hapus
    8. gpp wis sing penting iso angon wedus karo sulingan hehehe

      Hapus
  4. kenapa nggak suka nyanyi ya? ko' suka nulis.? kenapa eh kenapa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. krn suara ane kayak kaleng pecah bli ...hehehe

      Hapus
    2. apalagi saya, suara ranting patah

      Hapus
    3. wah masih mending kang.. kan bisa dinyanyiin tuh kang... ranting..ranting... ke puncak gunung... tinggi..tinggi... sekali ... hehehehe

      Hapus
    4. coba ada kontes nyanyi di blog ya. pasti seru banget..

      Hapus
    5. iya bli.. tetapi kayaknya juaranya dah ketahuan... Mang ubi dengan lagunya gundul2 pacul hehehe

      Hapus
    6. juaranya pasti bukan saya karena saya rocker jadi gak laku

      Hapus
    7. iya mang ubi aja deh juaranya kang...

      Hapus
    8. Mang pantasnya mang Ubi jadi penyanyi kang... bukan jadi kades hehehe

      Hapus
    9. sekarang kan lagi musim pemimpinnya nyanyi,

      Hapus
    10. dan nyetak album ya kang...

      Hapus
  5. Soalnya Mas Budi memang cocok jadi Penulis Mas,...hehehe :) Kupang Keratonnya Masih Mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe masih banyak nih bang.. nih satu piring buat abang... dihabisin ya bang...

      Hapus
    2. klo buat kang zach ada yg spesial nih nggak pake telor...

      Hapus
    3. nggak pakai telor tapi pakai endok..

      Hapus
    4. endoke bli KS kang hehehe

      Hapus
    5. sak no nanti nek di ceplok gak nduwe endok maneh

      Hapus
  6. Insiparatif sekali mas, kalo saya malah ga bisa dua-duanya mas, bicara kurang, menulis juga apalagi, tapi ya masih banyak belajar...

    Trims mas budi buat motivasinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. ehehe... Kang Muroi terlalu merendah.. kang Muroi justru melebihi saya di kedua hal tersebut dan saya masih harus banyak belajar dari kang muroi... thannks ya kang dah mau berbagi...

      Hapus
    2. selalu deh kalo merendah

      Hapus
    3. soalnya aku pendek kang ... masak harus ninggi terus.. capek kang hehehe

      Hapus
    4. pendek itu ke bawah ya..

      Hapus
    5. kayaknya begitu sih bli... apa bli pernah nglihat klo pendek meninggi... ??

      Hapus
    6. jangan pendek-pendek nanti di geremti kolojengking

      Hapus
    7. yo enak kang dientup silite hihihi...

      Hapus
    8. engko njerit njerit karo jingkat jingkat

      Hapus
    9. weleh ngono tho..sering yo kang wekekeke

      Hapus
  7. saya slalu suka kata demi kata dan bagaimana caranya pak admin ini menguraikannya dalam bentuk postingan.
    salam sukses berkarya

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih bang atas koment yang menyejukkan...salam sukses selalu buat bang richard..

      Hapus
    2. salim salam slumun slamet kang...

      Hapus
  8. selain menulis, ternyata mas Budi ini hebat berpidato, bagi saya mendengarkan pidato selama 45 menit bukan waktu yng singkat, namun alhasil disambut dengan tepuk tangan meriah menandakan pembicaraan mas Budi adalah pidato hebat & mengispirasi. bolehlah berbagi ilmunya mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehehe.. nggak juga bang.. hanya kebetulan saja kaarena ada tuntunan dari notes yg dijadikan plot dasar untuk berbicara .. klo nggak ada paling juga 5 menit doang bisanya wekekeke....

      Hapus
    2. saya 5 menit belajar terus tidur

      Hapus
    3. waduh kayak aq kecil dulu tuh... 5 mnt buka buku.. trus ndlosor n bablas angine hehehe

      Hapus
    4. pinter pinter semua baca buku 5 menit sudah bisa bicara di depan umum, ajari dong

      Hapus
    5. sini kang tak kasih telo wae yo... mengko lak koyok Mbah Karno akang pidatone hehehe

      Hapus
    6. nek ngentut ambune badek

      Hapus
    7. gpp kang badek regone larang saiki kang hehehe

      Hapus
  9. hebat sOb,,,,,,
    teruslah berkarya,,,,
    dengan menulis,,,, seakan hidup menjadi lebih hdup,,,
    smua tertuangkan dlm kata"

    BalasHapus
    Balasan
    1. sips.. thanks semangatnya ya mbak kay... sukses selalu tuk Mbak Kay...

      Hapus
  10. saya sering ilang mood tiba2 saat nulis Mas. kalo Mas Budi kiatnya gimana biar konsisten?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yaelah sama saja sama kang zach... moddnya tiba2 juga srg ilang... palagi klo deket ma istri.. moodnya langsung berubah hehehe...

      Hapus
    2. berubah ngemood ya..wkwkwk

      *clung

      Hapus
    3. waduh mau diterusin ngemood apa malah ngilang...

      Hapus
    4. modus ke arah yang menyenangkan kayaknya hehehe

      Hapus
  11. Banyak orang sukses dari menulis, saya juga ingin, tapi selalu kesulitan mengembangkan ide menjadi tulisan yang mudah dimengerti orang lain, bukan hanya saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bang... saya jg masih trus belajar... mungkin klo ide setiap hari bisa ribuan ide kita punya tapi ketika menuangkannya dalam bentuk tulisan terkadang masih sulit... yah beginilah klo asal nulis bang hehehe... Bang Rasito dah sangat bagus tuh tlisannya... dan perkembangan blognya juga pesat... mudah2an bisa selalu bermanfaat buat yang lain ya bang... weleh kok kepanjangan ya hehehe

      Hapus
  12. gak semua orang bisa dengan mudah untuk menulis mas, saya sendiri terlalu kesusahan untuk selalu menulis buat update posting. terus berkarya mas, sukses selalu

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe iya sob... temen saya tentara saja klo disuruh perang sama nulis mending milih perang dia

      Hapus
  13. saya ketinggalan, apakah harus di setrap, hehe
    kalau di setrap minum kopi satu gelas mau deh..
    semua berawal dari nol kan mas, mencoba dan melakukan dari pada hanya di awang-awang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. weleh.. gpp kang tapi tolong pintunya ditutup dulu ya... jangan begitu nutupnya... nutup pintunya dari luar aja ya hehehe

      Hapus
    2. hehehe..kayak jaman kuliah nya mas budi ya, saya mah lulusan smp

      Hapus
    3. iya mikuli uyah kang hehehe

      Hapus
    4. saya kuli nya tukang uyah

      Hapus
  14. berawal dan berakhir dari nol lagi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduh teka-teki itu bli...??

      Hapus
    2. wah bisa kathuken kang...

      Hapus
    3. ngeloni kompor mas , anget

      Hapus
    4. gak trimo anget kang tapi hot banget hehehe

      Hapus
  15. Setidaknya dengan menulis kita bisa latihan mengungkapkan segala unek-unek pikiran dalam bentuh sebuah tulisan,.. tapi yang saya belum bisa itu menulis yang tulisan baku untuk karya ilmiah yang tidak ada kata saya, aku, kita, dll mumet. XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo kayak gitu perlu pemikiran dan tata aturan yang baku sob... aku sendiripun juga nggak bisa hehehe

      Hapus
    2. iya nggak ada yg nemenin sob...

      Hapus
  16. sayang aku sekarang kurang suka nulis
    lebih suka ngetik, om...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe ..podo wae kang lek ngono...

      Hapus

Harap komentar tidak mengandung pornografi, atau kata-kata yang bersifat melecehkan, menghina, dan menyudutkan partai tertentu... eh salah...hehehe..Berikan komentar terbaikmu supaya anda bisa langsung masuk surga... oke coi... wkwkwkwwk

FOLLOW ME







BANNER KONTES

Blog Review SEO Contest Iconia 2012-2013

 
Support : BING | Google
Copyright © 2013. GUYONANE WONG NDABLEK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger